Kamis, 22 November 2012

Kolaborasi Arsitektur Client Dan Server

1. Arsitektur Single-Tier 
Definisi arsitektur single-tier, seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini, adalah bahwa semua komponen produksi dari sistem dijalankan pada komputer yang sama. Kelemahan dari jenis ini adalah keamanannya lebih rendah dan kurangnya skalabilitas. Sebuah arsitektur skalabel dapat dengan mudah ketika diperluas atau ditambah untuk memenuhi kebutuhan peningkatan kinerja.




2. Arsiktektur Two Tier
Dalam arsitektur klien/server dua lapis , antarmuka pengguna ditempatkan di lingkungan desktop dan sistem manajemen database. Biasanya dalam sebuah server, yang lebih kuat merupakan mesin yang menyediakan layanan bagi banyak klien. Pengolahan informasi dibagi antara sistem user interface lingkungan dan lingkungan server manajemen database.


3. Arsitektur Three Tier
Arsitektur Three-Tier diperkenalkan untuk mengatasi kelemahan dari arsitektur two-tier. Di tiga tingkatan arsitektur, sebuah middleware digunakan diantara sistem user interface lingkungan klien dan server manajemen database lingkungan. Middleware ini diimplementasikan dalam berbagai cara seperti pengolahan transaksi monitor, pesan server atau aplikasi server.

A. Three tier dengan server pesan
Pada arsitektur ini, pesan akan diproses dan diprioritaskan. Header pesan memiliki prioritas yang mencakup informasi, alamat dan nomor identifikasi. Server pesan dihubungkan ke relasional DBMS dan sumber data lainnya. Sistem pesan alternatif untuk infrastruktur nirkabel.

B. Three tier dengan aplikasi server
Arsitektur ini memungkinkan server untuk menjalankan sebuah aplikasi pada server lain tidak terdapat di sistem user interface lingkungan klien. Aplikasi dalam arsitektur ini lebih terukur dan biaya instalasinya murah pada satu server.


Beberapa Keuntungan Arsitektur Three-Tier :
a. Keluwesan teknologi,
b. Mudah untuk mengubah DBMS engine,
c. Memungkinkan pula middle tier ke platform yang berbeda,
d. Biaya jangka panjang yang rendah,
e. Perubahan-perubahan cukup dilakukan pada middle tier daripada pada aplikasi keseluruhan,
f. Keunggulan kompetitif,
g. Kemampuan untuk bereaksi terhadap perubahan bisnis dengan cepat, dengan cara mengubah modul kode daripada mengubah keseluruhan aplikasi.



Sumber: http://hasanahrainism.blogspot.com/2012/10/kolaborasi-arsitektur-sisi-client-dan.html

TEKNOLOGI INTERFACE

Dunia telematika telah berkembang pesat, banyak perusahaan berlomba-lomba membuat gadget dengan interface yang sedemikian rupa dibuat canggih.
Berikut beberapa teknologi interface yang saya ketahui:

1. HUD (Head-Up Display) System
Head-up display, atau disingkat HUD, adalah setiap tampilan yang transparan menyajikan data tanpa memerlukan pengguna untuk melihat diri dari sudut pandang atau yang biasa. Asal usul nama berasal dari pengguna bisa melihat informasi dengan kepala “naik” (terangkat) dan melihat ke depan, bukan memandang miring ke instrumen yang lebih rendah.


Teknologi ini biasa digunakan oleh pilot, awal dibuat teknologi ini untuk pertempuran udara pada Perang Dunia 2. Sampai beberapa tahun yang lalu, Embraer 190 dan Boeing 737 New Generation Aircraft (737-600,700,800, dan 900 series) adalah satu-satunya pesawat penumpang komersial untuk datang dengan HUD opsional. Namun, kini teknologi ini sudah menjadi lebih umum untuk pesawat seperti Canadair RJ, Airbus A318 dan beberapa jet bisnis. HUD telah menjadi peralatan standar Boeing 787. Dan lebih jauh lagi, Airbus A320, A330, A340 dan A380 keluarga yang sedang menjalani proses sertifikasi untuk HUD. Selain pada pesawat komersial, HUD juga sudah mulai digunakan pada mobil dan aplikasi lainnya. BMW merupakan pabrikan otomotif pertama yang meluncurkan produk massal dengan teknologi HUD pada kaca depannya. Teknologi ini tak hanya memberi kenyamanan bagi pengemudi, melainkan juga keselamatan berkendara.

2. Tangible User Interface (TUI)
Ada terdapat 4 buah karakteristik dari TUI, yaitu:
  1. Representasi fisik digabungkan untuk mendasari komputasi informasi digital.
  2. Representasi fisik mewujudkan mekanisme kontrol interaktif.
  3. Representasi fisik perseptual digabungkan untuk secara aktif ditengahi representasi digital.
  4. Keadaan fisik terlihat “mewujudkan aspek kunci dari negara digital dari sebuah sistem.
TUI menggunakan representasi nyata dari informasi yang juga berfungsi sebagai mekanisme kontrol secara langsung pada informasi digital. Dengan merepresentasikan informasi pada kedua bentuk tangible dan intangible, pengguna dapat lebih secara langsung menekankan representasi digital dengan menggunakan tangan mereka.



3. Computer Vision
Computer vision merupakan proses otomatis yang mengintegrasikan sejumlah besar proses untuk persepsi visual, seperti akuisisi citra, pengolahan citra, pengenalan dan membuat keputusan. Computer vision mencoba meniru cara kerja sistem visual manusia (human vision) yang sesungguhnya sangat kompleks. Untuk itu, computer vision diharapkan memiliki kemmpuan tingkat tinggi sebagaiman human visual.



4. Browsing Data Audio
Browsing Audio Data merupakan metode browsing jaringan yang digunakan untuk browsing video / audio data yang ditangkap oleh sebuah IP kamera. Sebuah komputer lokal digabungkan ke LAN (local area network) untuk mendeteksi IP kamera.
Browsing audio data tidak semudah browsing dokumen cetak, karena adanya sifat temporal suara. Ketika melakukan browsing terhadap dokumen, kita dapat dengan cepat mengalihkan fokus perhatian dengan membaca sepintas isi dari dokumen tersebut. Kita dapat mengetahui ukuran dan struktur dokumen, dan menggunakan memori spasial visual untuk mengingat dan mencari spesifik topik.  Namun, ketika browsing suatu rekaman audio, kita harus berulang kali memainkan dan melompati bagian tertentu, tanpa memainkannya, kita tidak bisa menyadari suara atau isinya. Kita harus mendengarkan semua stream audio untuk dapat menangkap semua isinya.


5. Speech Recognition
Speech recognition (ASR) adalah suatu pengembangan teknik dan sistem yang memungkinkan komputer untuk menerima masukan berupa kata yang diucapkan. Teknologi ini memungkinkan suatu perangkat untuk mengenali dan memahami kata-kata yang diucapkan dengan cara digitalisasi kata dan mencocokkan sinyal digital tersebut dengan suatu pola tertentu yang tersimpan dalam suatu perangkat.
Kelebihan dari peralatan yang menggunakan teknologi ini adalah:
  1. Cepat. Teknologi ini mempercepat transmisi informasi dan umpan balik dari transmisi tersebut. Contohnya pada komando suara. Hanya dalam selang waktu sekitar satu atau dua detik setelah kita mengkomandokan perintah melalui suara, komputer sudah memberi umpan balik atas komando kita.
  2. Mudah digunakan. Kemudahan teknologi ini juga dapat dilihat dalam aplikasi komando suara. Komando yang biasanya kita masukkan ke dalam komputer dengan menggunakan tetikus atau papan ketik kini dapat dengan mudahnya kita lakukan tanpa perangkat keras, yakni dengan komando suara.
Sedangkan kekurangan dari peralatan menggunakan teknologi ini adalah:
  1. Rawan terhadap ganguan. Hal ini disebabkan oleh proses sinyal suara yang masih berbasis frekuensi. Ketika sebuah informasi dalam sinyal suara mempunyai komponen frekuensi yang sama banyaknya dengan komponen frekuensi gangguannya, akan sulit untuk memisahkan gangguan dari sinyal suara
  2. Jumlah kata yang dapat dikenal terbatas. Hal ini disebabkan pengenal ucapan bekerja dengan cara mencari kemiripan dengan basis data yang dimiliki.


6. Speech Synthesis
Adalah transformasi dari teks ke arah suara (speech). Transformasi ini mengkonversi teks ke pemadu suara (speech synthesis) yang sebisa mungkin dibuat menyerupai suara nyata, disesuaikan dengan aturan – aturan pengucapan bahasa.TTS (text to speech) dimaksudkan untuk membaca teks elektronik dalam bentuk buku, dan juga untuk menyuarakan teks dengan menggunakan pemaduan suara. Sistem ini dapat digunakan sebagai sistem komunikasi, pada sistem informasi referral, dapat diterapkan untuk membantu orang-orang yang kehilangan kemampuan melihat dan membaca.


7. Thunderbolt
Interface Thunderbolt ini baru saja disematkan di produk seri Macbook Pro yang terbaru. Thunderbolt merupakan interface I/O yang paling terbaru yang dikembangkan oleh Intel. Pada Macbook Pro, Thunderbolt ini mempunyai port dan connector yang sama dengan Mini DisplayPort.
ThunderBolt ini diklaim dapat menyalurkan data lebih cepat daripada interface terdahulu. Jika dulu Apple mempunyai interface FireWire, dan gantinya sekarang Thunderbolt. Interface ini dapat menyalurkan data dengan kecepatan 20 GB per second, sebagai gambaran interface 3 hanya bisa menyalurkan data dengan kecepatan 5 GB persecond, atau dua kali lipat kecepatan USB 3.  Selain dapat menyalurkan data, interface ini juga digunakan untuk menyalurkan port Display.
Seperti kita ketahu  USB dan PCI Express yang dikembangkan oleh Intel dan Apple mengembangkan Firewire, perpaduan pengalaman teknologi ini  melahirkan Thunderbolt yang merupakan interface terbaru yang lebih fleksibel. Thunderbolt meskipun kecil tapi sebenarnya mempunyai dua buah interface yaitu PCI Express dan Display Port. Dengan adanya unsur PCI Express pada Thunderbolt, maka perangkat yang sudah mempunyai Thundebolt dapat dihubungkan pada external device seperti RAID System dan Video Capture. Kemudian karena mengandung Display Port juga, Thunderbolt  bisa menyalurkan video dengan standard High Definition.


Sumber: http://freezcha.wordpress.com/2010/11/14/teknologi-interface-telematika/







Minggu, 04 November 2012

Penerapan GPS


Sistem Pemosisi Global (bahasa Inggris: Global Positioning System (GPS)) adalah sistem untuk menentukan letak di permukaan bumi dengan bantuan penyelarasan (synchronization) sinyal satelit. Sistem ini menggunakan 24 satelit yang mengirimkan sinyal gelombang mikro ke Bumi. Sinyal ini diterima oleh alat penerima di permukaan, dan digunakan untuk menentukan letak, kecepatan, arah, dan waktu. Sistem yang serupa dengan GPS antara lain GLONASS Rusia, Galileo Uni Eropa, IRNSS India.

Sistem ini dikembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat, dengan nama lengkapnya adalah NAVSTAR GPS (kesalahan umum adalah bahwa NAVSTAR adalah sebuah singkatan, ini adalah salah, NAVSTAR adalah nama yang diberikan oleh John Walsh, seorang penentu kebijakan penting dalam program GPS). Kumpulan satelit ini diurus oleh 50th Space Wing Angkatan Udara Amerika Serikat. Biaya perawatan sistem ini sekitar US$750 juta per tahun, termasuk penggantian satelit lama, serta riset dan pengembangan.

Sistem ini menggunakan sejumlah satelit yang berada di orbit bumi, yang memancarkan sinyalnya ke bumi dan ditangkap oleh sebuah alat penerima. Ada tiga bagian penting dari sistim ini, yaitu bagian kontrol, bagian angkasa, dan bagian pengguna.
Kegunaan dari GPS adalah:

# Militer
GPS digunakan untuk keperluan perang, seperti menuntun arah bom, atau mengetahui posisi pasukan berada. Dengan cara ini maka kita bisa mengetahui mana teman mana lawan untuk menghindari salah target, ataupun menentukan pergerakan pasukan.

# Navigasi
GPS banyak juga digunakan sebagai alat navigasi seperti kompas. Beberapa jenis kendaraan telah dilengkapi dengan GPS untuk alat bantu navigasi, dengan menambahkan peta, maka bisa digunakan untuk memandu pengendara, sehingga pengendara bisa mengetahui jalur mana yang sebaiknya dipilih untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

# Sistem Informasi Geografis
Untuk keperluan Sistem Informasi Geografis, GPS sering juga diikutsertakan dalam pembuatan peta, seperti mengukur jarak perbatasan, ataupun sebagai referensi pengukuran.

# Pelacak Kendaraan
Kegunaan lain GPS adalah sebagai pelacak kendaraan, dengan bantuan GPS pemilik kendaraan/pengelola armada bisa mengetahui ada dimana saja kendaraannya/aset bergeraknya berada saat ini.

# Pemantauan Gempa
Bahkan saat ini, GPS dengan ketelitian tinggi bisa digunakan untuk memantau pergerakan tanah, yang ordenya hanya mm dalam setahun. Pemantauan pergerakan tanah berguna untuk memperkirakan terjadinya gempa, baik pergerakan vulkanik ataupun tektonik.

Rabu, 24 Oktober 2012

Review Compiere


Compiere adalah salah satu perangkat lunak ERP (Enterprise Resource Planning) yang dapat dijalankan di berbagai platform seperti Windows, Linux, Unix, dll dan perangkat lunak open source pertama dan paling populer di dunia saat ini.
Compiere juga menggunakan bahasa pemrograman Java yang berbasis OOP (Object Oriented Programming) dan database Oracle.

Aplikasi ini dirancang untuk perusahaan kecil dan menengah yang bergerak di bidang jasa, retail, dan distribusi.
Compiere memiliki kelebihan sebagai berikut:
  • Implementasi cepat
  • Aman dari kegagalan
  • Terintegrasi
  • Rich and Reach
  • Global Market
  • Smart User Interface

·
Berikut beberapa screen shoot aplikasi Compiere:

Bagian Shipment



Bagian Production
Bagian Sales Order

 

Bagian Business Partner

















Compiere memiliki Toolbar yang selalu terdapat dalam window dimana window yang kita tampilkan, icon pada toolbar dalam compiere mendukung pembuatan record dan pengambilan data yang kita inginkan. Berikut ini Toolbar yang terdapat dalam Compiere:
1. Ignore : tidak menyimpan data yang baru saja diinput.
2. Help : untuk menampilkan window help.
3. New Record : membuat atau memulai record baru.
4. Delete : Menghapus data yang sudah di input.
5. Save : menyimpan data yg diinput untuk disimpan dalam database.
6. Refresh : Menampilkan data yang baru diinput sehingga data yg lama tidak tampil dalam window.
7. Find : mencari data yang dapat meliputi pencarian customer, vendor , client dan lainnya.
8. Attachment : digunakan untuk pengiriman database ke user yang meminta pengiriman melalui web.
9. Data Grid : Menampilkan seluruh database yang berupa tabel.
10. History : tampilan kalender yang menentukan tanggal dibuatnya database dalam compiere dan menampilkan seluruh data berdasarkan tanggal.
11. Menu : digunakan untuk balik ke window menu utama.
12. Parent Record : menampilkan data hanya berupa judul.
13. Detail Record : menampilkan record atau data secara detail.
14. First Record : menampilkan record yang ada di baris atasnya beserta dengan keterangan.
15. Last Record : menampilkan record hanya pada baris bawahnya atau sebelum.
16. Next record : menuju kedalam record selanjutnya dalam suatu report.
17. Last record : menuju kedalam record sebelumnya dalam suatu report.
18. Report : menampilkan report yang sudah terdapat data input.
19. Arcive document & Report : mengambil data berupa dokumen dan Report.
20. Print : icon yang digunakan untuk mencetak laporan dalam bentuk hasil cetakkan kertas.
21. Zoom Across : menampilkan tampilan window zoom untuk mengganti data.
22. Active Workflows.


Minggu, 21 Oktober 2012

Penerapan Telematika pada E-News, E-Government, E-Learning

Abad 21 memasuki jaman teknologi dimana semua bidang menyediakan berbagai layanan canggih seperti bidang Pemerintahan, Media, Pendidikan, Ekonomi, dll.
Mau tak mau, semua bidang harus mengikuti jaman yang canggih ini dengan penerapan telematika semodern mungkin agar mudah diakses oleh masyarakat yang membutuhkan informasi.

Bidang E-News:
E-News di Indonesia umumnya berawal dari surat kabar harian, mingguan, dan bulanan. Memasuki era globalisasi, media cetak baik koran, tabloid, maupun majalah tidak hanya mengandalkan edisi fisik yang tercetak saja untuk memberikan informasi dan berita aktualnya kepaa para pembaca, akan tetapi media ini dituntut untuk semakin berkembang dan membuat sebuah inovasi baru dengan memberikan sajian informasi yang online sehingga informasi yang diberikan kepada pembaca lebih up to date, aktual serta cepat karena dapat diakses hanya dalam beberapa detik saja melalui internet.

Internet sebagai sebuah jaringan komputer global yang memicu perkembangan berita elektronik (E-News). Teknologi internet memungkinkan berita dipublikasikan dengan menggunakan format HTML (Hypertext MarkUp Language). Format berita baik teks, gambar, video, audio dan animasi dapat disajikan secara digital, sehingga pembaca dapat mengakses berita yang dibutuhkan dengan cepat.
Pada E-News, pembaca tidak hanya bisa menikmati berita dan informasi aktual yang disajikan, akan tetapi juga menikmati layout atau tampilan yang interaktif, serta headline news yang dikemas secara singkat dan jelas sehingga menarik minat pembaca, berita yang disajikan dapat berubah dengan cepat sesuai perkembangan dan dapat didownload dengan mudah dalam beberapa detik saja. Selain itu, pembaca juga dapat memberikan feedback berupa kritik maupun comment pada situs berita online / e-news tersebut.

Bidang E-Government:
E-goverment dihadirkan dengan maksud untuk administrasi pemerintahan secara elektronik. Di Indonesia ini, sudah ada suatu badan yang mengurusi tentang telematika, yaitu Tim Koordinasi Telematika Indonesia (TKTI). TKTI mempunyai tugas mengkoordinasikan perencanaan dan mempelopori program aksi dan inisiatif untuk menigkatkan perkembangan dan pendayagunaan teknologi telematika di Indonesia, serta memfasilitasi dan memantau pelaksanaannya. Tim tersebut memiliki beberapa target. Salah satu targetnya adalah pelaksanaan pemerintahan online atau e-government dalam bentuk situs / web internet. Dengan e-goverment, pemerintah dapat menjalankan fungsinya melalui sarana internet yang tujuannya adalah memberi pelayanan kepada publik secara transparan sekaligus lebih mudah, dan dapat diakses (dibaca) oleh komputer dari mana saja. E-government juga di maksudkan untuk peningkatan interaksi, tidak hanya antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga antar sesam unsur pemerintahan dalam lingkup nasional, bahkan internasional. Pemerintahan tingkat provinsi sampai kabupaten kota, telah memiliki situs secara online. Contohnya adalah DPR, DKI Jakarta, dan Sudin Jaksel. Isi informasi dalam e-goverment, antara lain adalah profil wilayah atau instansi, data statistik, surat keputusan, dan bentuk interaktif lainnya.

Bidang E-Learning:
Globalisasi telah menghasilkan pergeseran dalam dunia pendidikan, dalri pendidikan tatap muka yang konvensional ke arah pendidikan yang lebih terbuka. Di Indonesia sudah berkembang pendidikan terbuka dengan modus belajar jarah jauh (distance lesrning) dengan media internet berbasis web atau situs. Kenyataan tersebut dapat dimungkinkan dengan adanya teknologi telematika, yang dapat menghubungkan guru dengan muridnya, dan mahasiswa dengan dosennya. Melihat hasil perolehan belajar berupa nilai secara online, mengecek jadwal kuliah, dan mengirim naskah tugas dapat dilakukan.

Sumber:
anidotnet,blogspot.com

Selasa, 16 Oktober 2012

SUPPLY CHAIN MANAGEMENT PADA PERUSAHAAN BISKUIT KALENG


  • Untuk produk biskuit kaleng yang dipasarkan di pasar lokal dan juga ke beberapa negara tetangga, perusahaan apa sajakah yang terlibat sehingga anda bisa membeli produk tersebut di sebuah supermarket?
  • Gambarkan supply chain dari produk ini.

SEVERAL CRITICAL QUESTIONS
  • Where do you source your materials?
Material di dapatkan dari para distributor sebagai bahan baku utama pembuatan biscuit kaleng, seperti distributor gula, tepung, mentega, garam, telur dan untuk packaging nya distributor kaleng.

  • Where do you process or convert them?
Semua bahan baku tersebut di kirim ke Pabrik Biskuit untuk diolah menjadi biskuit kaleng.

  • What channels of distribution do you use?
Saluran distribusi yang digunakan adalah :
Produsen – Pedagang besar – Pengecer – Konsumen
Saluran seperti ini banyak digunakan oleh produsen dan dinamakan sebagai saluran distribusi tradisional. Disini Produsen hanya melayani penjualan dalam jumlah besar kepada pedagang besar saja, tidak menjual kepada pengecer. Pembelian oleh pengecer dilayani pedagang besar, dan pembelian oleh konsumen dilayani oleh pengecer saja.

  • How do you build a strong relationship with your suppliers and customers?
Untuk membangun hubungan yang kuat dengan suppliers dan konsumen dibutuhkan komitmen dan rasa tanggung jawab yang tinggi. Kepada suppliers, suppliers harus tetap menjaga kualitas dari bahan produksi nya, karena itu sangat mempengaruhi kualitas hasil akhirnya. Ketepatan waktu pengiriman bahan-bahan tersebut juga harus diperhatikan. Karena sedikit saja ada keterlambatan makan perusahaan akan mengalam kerugian yang cukup besar.
Sedangkan untuk menjaga hubungan yang baik dengan pelanggan, produsen harus tetap menjaga kualitas produk dan menjaga kestabilan harga produk tersebut demi menjaga kepercayaan konsumen.

  • How do you get direct information from your end-consumers?
Informasi secara langsung bisa didapat dari para customer akhir melalui beberapa survey yang dapat dilakukan via media massa, telepon layanan konsumen dan melalui dunia maya

  • What logistics structure should you impose?
Struktur logitistik yang diterapkan pada perusahaan biskuit kaleng ini adalah melalui Produsen – Pedagang besar – Pengecer – Konsumen.

  • How do you coordinate your information flows and systems globally?
Mengkoordinasikan melalui sosialisasi antar suppliers-manufactures-distibutor-retailer

  • And how do you set up incentive systems for all of your partners in the supply chain to optimize overall performance?
Menerapkan e-fulfillment, seperti menerima ordwer dari pelanggan (pelanggan bisa memesan produk melalui telepon, fax, email atau web based ordering). Manajemen gudang, mengelola transaksi, manajemen transportasi dan komunikasi dengan  pelanggan untuk memberikan informasi status pesanan, dukungan teknis dsb

Nama: Haris Alsani Bakri
Kelas: 4KA15
NPM: 14109244

Rabu, 25 Juli 2012

POSISI MENENTUKAN PRESTASI

P yang bagus memang menjadi salah satu pembuktian belajar kita. Semakin baik IP kita menunjukkan kemampuan kita. Namun,jika didapat dari cara-cara culas seperti diatas, haruskah IP menjadi kebanggaan dan konsideran utama keberhasilan sebuah pendidikan. Disisi lain IP yang baik mendorong tumbuhnya kepercayaan kita pada orang tua. Ujung-ujungnya sudah jelas,semakin baik IP kita, kucuran uang bulanan semakin lancar,bahkan tidak segan-segan orang tua menambah sedikit bonus karena keberhasilan itu.

Dorongan mendapat nilai istimewa dan sistem evaluasi yang cenderung menempatkan nilai sebagai parameter utamanya bagai botol menemukan tutupnya.Karena nilai telah menjadi tujuan ,maka aneka cara ia tempuh agar terhindar dari marah bahaya bernama ISAKOM (Ikatan IP Satu Koma) atau cap sebagai mahasiswa abadi (Yang karena cintanya pada almamater rela berlama-lama di kampus).

Sepertinya nilai telah berubah menjadi esensi dari sebuah proses bernama pendidikan.Pendidikan dan lembaga yang menyediakan layanannya pun tidak ubahnya mesin-mesin pembuat nilai.

Namun,banyak juga orang tua yang belum paham hasil evaluasi putra-putrinya yang kuliah.Biasanya pertanyaan mereka cukup singkat dan sederhana:sudah semester berapa?kapan lulus?. Pertanyaan ini menjadi menu wajib saat sang anak pulang mengambil jatah bulanannya. Semakin cepat lulus,semakin besar harapan mereka mendapati anaknya segera bekerja dan bisa menghidupi dirinya sendiri.Paling tidak kalau ada tetangga bertanya,dengan sedikit bangga dia bisa menceritakannya.Baginya bekerja adalah ukurankeberhasial pendidikan anaknya.

Namun ,sekali lagi,haruskah kerja jujur mereka kita nodai dengan sikap berpangku tangan dan culas. Bukankah keletihan dan kepedihan kerja keras mereka akan tergantikan oleh prestasi yang kita torehkan?,bukan kecurangan berbungkus nilai yang memuaskan?Dari mana kita memulai meminimalisir ketidakjujuran komunal kita?,kalau tidak dari diri kita sendiri,saat ini dan dari hal-hal kecil semacam menyontek. Semoga kita bisa lebih menghargai proses dari pada “hasil”. Ganbarou Pendidikan Indonesia!!!!!!!!!!

sumber: edukasi.kompasiana