Jumat, 08 Juni 2012

Agama Sekedar Wacana

Agama adalah suatu yang sangat hakiki karena menyentuh bagian yang paling penting dalam diri manusia yaitu Roh. Hidup keagamaan yang benar pasti akan terimlpementasikan dalam kehidupan sehari-hari bukan hanya sekedar wacana "teori". Umumnya tidak ada agama  yang mengajarkan hal-hal yang tidak baik sehingga manusia yang mengaku dirinya beragama seharusnya tercermin dalam tutur kata, sikap,dan laku (perbuatan).

Saling menghargai, simpati, bahkan empati dalam diri seseorang tidak lepas dari kedalaman penghayatan terhadap nilai-nilai yang ada dalam agamanya, terwujud dalam kehidupan sehari-hari. Seorang yang mendalami secara benar ajaran agamanya dan meyakini kebenarannya pasti akan rela memberikan dan mengorbankan apapun untuk berusaha agar hidup menjadi damai, sejahtera, aman dan rukun.


Tuhan memberikan petunjukdalam bentuk wahyu melalui pribadi-pribadi spesial untuk membimbing manusia agar tercipta kehidupan yang damai dan harmonis antara manusia dengan manusia dan antara manusia dengan Tuhannya. Kalau manusia beragama  tetapi menciptakan hubungan yang harmonis dengan sesama manusia saja tidak mampu malah yang lebih parah tidak mampu, terus bagaimana hubungannya dengan Tuhannya, dan bagaimana penghayatan kehidupan keagamaannya ?


Indonesia adalah negara yang plural, sehingga di bumi Indonesia keragaman adalah hal yang tidak asing lagi. Keragaman suku, budaya, bahasa, tatanan kehidupan, adat istiadat bahkan agama dan kepercayaan terhadap Tuhan yang Maha Esa. Berbeda itu indah bukan ? Sangat indah kalau perbedaan menjadikan pengikat, bukan pemisah.


Ada agama-agama dan aliran-aliran kepercayaan yang hidupdan berkembang di Indonesia dengan pemeluknya atau pengikutnya masing-masing, dan sangat indah karena dapat hidup dan berdapingan secara damai dan harmonis. Namau sayang ada satu "agama" baru yang sangat meresahkan dengan pengikut lintas agama yang sudah ada.


Pengikut/penganut "agama" korupsi ini sangat militan bahkan rela menghancurkan dan mengorbankan, harga dirinya, keluarga, bangsa, negara bahkan surga yang dijanjikan olah agama tradisional. Pengikut/penganut agama korupsi lebih taat kepada tuntunan hawa nafsu dan keserakahan serta kenikmatan karena kelimpahan harta dan kekayaan.


Hasil korupsi dikhotbahkan dan didakwahkan dengan bangga oleh pengikutnya. Khotbah melalui harta, kekayaan yang melimpah, mobil mewah, rumah dan vila yang megah, serta tutur kata, sikap dan perilakunya yang arogan. Khotbah terselubung dengan memberikan sumbangan dan bantuan kepada kaum miskin yang sebenarnya adalah korban atau tumbalnya, bencana alam yang sesungguhnya dirinya adalah pembuat bencana yang lebih besar.


Sadarlah dan kembalilah pada jalan yang benar hai pengikut "agama" korupsi, sebelum pengadilan yang adil dan tidak dapat dimanipulasi dengan uangmu datang, dan engkau tidak akan dapat bebas, yaitu pangadilan Illahi!

Sudahkan Saya Termasuk Orang Berkarakter?

sesuai dengan judul diatas, maka dengan ini saya publikasikan kepada saudara-saudara yang melihat dan membaca tulisan ini jawabannya adalah BELUM.
mengapa belum?
karena saya masih dalam proses pencarian jati diri, saya baru aja memasuki usia 20 tahun, tepatnya tanggal 28 Mei lalu :D

Insya Allah 4-5 tahun mendatang saya pasti menjadi orang yang berkarakter :)

Teknik Terbaik Untuk Pembatasan BBM

Pembatasan bahan bakar minyak (BBM) yang sedianya diberlakukan mulai 1 Mei 2012 kembali batal. Rencana pembatasan BBM bersubsidi ini dimaksudkan untuk menyelamatkan anggaran negara dari pembengkakkan subsidi yang belakangan kian membesar dan bisa dibilang sebagai akibat penundaan kenaikan BBM bersubsidi yang sedianya diplot naik per 1 April 2012.

Seperti kita ketahui bersama, BBM bersubsidi faktanya lebih banyak digunakan oleh golongan masyarakat menengah ke atas. Karena, golongan inilah yang mempunyai kendaraan pribadi, baik motor maupun mobil yang memang menggunakan BBM.
Namun, tarik ulur yang dilakukan pemerintah terkait kebijakan pembatasan penggunaan BBM bersubsidi, tak pelak menimbulkan kekhawatiran masyarakat. Bagaimana tidak? Pembatasan BBM mengharuskan masyarakat yang mempunyai mobil dengan CC 1.500 ke atas menggunakan pertamax. Hal ini dinilai lebih memberatkan dibandingkan rencana kenaikan harga BBM bersubsidi sebelumnya, yakni dari Rp 4.500 per liter menjadi Rp 6.000 per liter. Otomatis masyarakat yang memiliki mobil dengan cc 1.500 ke atas harus mempersiapkan menambah budget lebih besar untuk mendapatkan bensin per liternya dibanding jika harga BBM subsidi tersebut jadi dinaikkan pada April lalu.

Selain itu, masyarakat pun telah dihadapkan dengan persoalan kenaikan harga barang-barang kebutuhan pokok yang semakin melambung tinggi, walaupun pembatasan BBM bersubsidi belum mendapatkan kepastian. Bukan tidak mungkin, harga kebutuhan pokok akan semakin meroket naik, apabila pembatasan BBM bersubsidi jadi dilaksanakan. Masalahnya, ongkos produksi atas kebutuhan bahan pokok praktis akan menjadi semakin besar.

Energi Alternatif

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa Indonesia bukan lagi menjadi negara pengeskpor minyak sejak mundurnya Indonesia dari keanggotaan Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) tahun 2008. Produksi minyak Indonesia saat ini rata-rata mencapai 930 ribu barel per hari (bph), padahal jumlah kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri rata-rata diperkirakan 1,4 juta bph. Oleh sebab itu, untuk memenuhi kebutuhan BBM dalam negeri, kita harus mengimpor BBM yang menyebabkan membengkaknya Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Untuk mencegah agar hal tersebut tidak terjadi kembali di masa yang akan datang, pemerintah harus dengan segera memikirkan cara terbaik untuk mengurangi konsumsi pemakaian BBM, selain dengan memberlakukan pembatasan BBM bersubsidi. Salah satunya, wacana konversi dari penggunaan BBM ke bahan bakar gas (BBG) perlu segera direalisasikan.

Konversi BBM ke BBG dinilai lebih menguntungkan konsumen, karena BBG memiliki oktan 130 dan harganya setara dengan Rp 3.100 harga per liter, sangat jauh berbeda jika dibandingkan dengan harga premium bersubsidi saat ini (Rp 4.500 per liter) dan hanya memiliki kadar oktan 88. Selain oktannya lebih tinggi dan harganya lebih murah dibandingkan dengan premium, BBG juga ramah lingkungan karena tidak mengandung SO2/NOx (sulfur dioksida/nitrogen monoksida).

Namun, untuk merealisasikan hal tersebut tentu bukan perkara mudah. Sosialisasi secara menyeluruh tentang konversi penggunaan BBM ke BBG perlu dilakukan secara inyensif. Ini penting agar masyarakat tidak ragu-ragu lagi terkait keamanan penggunaan BBG yang tentunya juga harus diikuti dengan pembangunan dan penyedian infrastruktur dalam menunjang konversi dari BBM ke BBG.

Dalam hal ini, dukungan pemerintah kepada industri-industri dalam negeri untuk menciptakan converter kit dengan harga terjangkau masyarakat, perlu dilakukan. Sehingga, hal tersebut tidak terasa memberatkan masyarakat. Dengan sosialisasi dan promosi yang intensif, diharapkan convertir kit buatan dalam negeri bisa diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia. Dalam hal ini, produk hasil produksi dalam negeri tentunya juga harus berkualitas dan bisa bersaing dengan produk serupa dari impor.

Selain itu, pemerintah juga dapat membangkitkan kembali penggunaan bahan bakar nabati (biofuel), seperti biodiesel dan bioetanol. Keduanya dapat dijadikan sebagai salah satu energi alternatif yang dapat digunakan untuk mengantisipasi menipisnya cadangan BBM.

Namun, dengan kenyataan bahwa biaya produksi pembuatan biofuel masih di atas BBM, membuat banyak pihak terkesan malas menggarap biofuel. Padahal, biofuel seharusnya menjadi potensi ekonomi yang sangat besar di Indonesia. Sebab, bisa diproduksi oleh rumah tangga. Biofuel bisa diproduksi dari sumber yang terbarukan mulai dari biji jarak pagar, atau jathropa, kelapa sawit, singkong, aren, hingga alga yang dengan mudah dikembangbiakkan di laut. Akan tetapi, adanya subsidi secara besar-besaran dan terus-menerus yang diberikan pemerintah membuat satu per satu produsen biofuel gulung tikar karena tidak mampu bersaing dengan BBM.

Perlu juga diingat, untuk merealisasikan hal itu semua, tidak cukup dengan menumpukan peran kepada pemerintah saja. Sebagai bagian dari warga bangsa, kita harus mendukung adanya konversi bahan bakar tersebut, karena tanpa dukungan dari masyarakat, hal itu akan sulit untuk diwujudkan. Kita dapat mencontoh konversi minyak tanah ke gas, walaupun pada awalnya banyak masyarakat yang menolak adanya konversi tersebut, namun pada akhirnya dengan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, konversi tersebut dapat terealisasikan dan berjalan lancar hingga saat ini.

Dengan demikian diperlukan kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat untuk menyelesaiakan permasalahan ini. Kita sebagai anggota masyarakat jangan hanya bisa menuding kebobrokan pemerintah, tetapi terkadang kita lupa atas apa yang kita lakukan sendiri. Masyarakat harus ikut berbenah diri karena ini merupakan permasalahan bersama bangsa.

sumber: Budisan's blog

Efektivitas Proyek INAFIS

Indonesian Police Watch (IPW) meminta Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri Transparan dalam pendanaan Indonesia Automatic Fingerprints Identification System (INAFIS).

Program INAFIS yang tiba-tiba dikeluarkan Polri pada 17 April lalu sepertinya masih menuai banyak pertanyaan. Pertanyaan tersebut juga dilontarkan oleh IPW.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch, Neta S Pane, menuturkan dari pendataan IPW, proyek INAFIS menghabiskan dana Rp 43,2 miliar.

Namun menurut Neta, Bareskrim Mabes Polri tidak transparan dalam menentukan pemenang proyek INAFIS. "Padahal, untuk Tahun Anggaran 2012 dengan nilai Rp 1,2 miliar, pemenang proyek INAFIS sudah ditetapkan pada 2 April 2012 lalu. "Pemenangnya hanya disebutkan peserta lelang dengan kode 376044. Siapa nama perusahaannya tidak disebutkan," ujar Neta, Ahad (22/4).

Neta menilai sikap Bareskrim yang main sembunyi-sembunyi itu memunculkan pertanyaan besar. "Ada apa di balik proyek INAFIS yang muncul secara mendadak ini?" ujarnya.

Data yang diperoleh IPW menyebutkan pengadaan barang tahap kedua proyek INAFIS 2012 masih ada lagi, dengan nilai yang lebih besar, yaitu Rp 42 miliar. Menurut Neta, pengadaan dengan kode lelang 432044 tersebut menyangkut pengadaan Peralatan Penerbitan INAFIS Card dan INAFIS Client beserta bahan baku INAFIS Card. "Penetapan perusahaannya dijadwalkan 15 Mei, dan tandatangan kontrak 1 Juni 2012," tutur Neta.

Melihat berbagai keanehan di balik proyek INAFIS, IPW mendesak BPK dan KPK segera melakukan investigasi. Jika ada indikasi korupsi, KPK jangan sungkan-sungkan untuk membawa kasus proyek INAFIS tersebut ke pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

sumber: Republika.co.id  
 

Dari kasus diatas saya simpulkan bahwa proyek INAFIS ini kurang efektif, terkesan buru-buru dan biaya untuk merealisasikannya sangat mahal.
Dalam proyek ini juga berpotensi menimbulkan korupsi besar-besaran, bahkan di berita-berita lainnya KPK meminta menghentikan proyek tersebut karena di nilai menghambur-hamburkan uang negara.

Sabtu, 21 April 2012

Rivalitas Adidas Dan Nike

oke, mari sejenak kita ke dunia sepakbola lebih detailnya ke sponsor yang banyak digunakan oleh klub-klub sepakbola dan timnas sepakbola di dunia, adidas dan nike.
adidas adalah perusahaan olahraga asal Jerman terbesar kedua di dunia setelah nike. sedangkan nike perusahaan asal Amerika Serikat yang sebenarnya 'anak baru' dalam dunia sepakbola.

adidas adalah sepatu pertama dalam sepakbola.sepatu ini banyak dipakai pada Piala Dunia dulu (sekitar tahun 1950-an). ciri khasnya adalah strip 3 yang tak akan habis dimakan zaman.
sedangkan nike baru memasuki 'dunia sepakbola' tahun 1990-an setelah sukses di dunia tenis dan basket. baru setelah Piala Dunia 1994 yang di gelar di Amerika Serikat, nike makin menancapkan kukunya di dunia sepakbola.

berikut salah satu sepatu andalan dari 2 apparel tersebut:

adidas f50














 nike mercurial
















dalam kurun waktu 4 tahun terakhir nike mendominasi pasar dunia dengan produk andalannya, yaitu nike mercurial yang di pakai oleh megabintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo.





















tetapi sepertinya adidas akan meruntuhkan dominasi nike mercurial dengan f50 milik mereka. yang dipakai oleh pemain terbaik dunia dan disebut-sebut pemain tersukses dalam sejarah sepakbola asal Argentina, Lionel Messi.





















well, sampai kapan pun persaingan adidas dan nike tak akan ada habisnya. let's enjoy the show :)




Kamis, 12 April 2012

7 Fakta Unik Duo Pendiri Google





1. Larry Page dan Sergey Brin awalnya bermusuhan.
Sebagai orang yang sama-sama cerdas, LP dan SB adalah dua orang yang sering berdebat satu sama lain meskipun untuk urusan kecil seperti siapa yang harus menutup pintu atau siapa yang lebih dulu membaca koran. Pertengkaran kecil seperti ini sering menggangu teman-teman seasrama mereka.

Ternyata mereka bertengkar bukan karena membenci satu sama lain , melainkan mereka terbiasa untuk kompetitif satu sama lain. Toh pertengkaran kecil mereka selalu diakhiri tertawa bersama

2. Sergey Brin lebih genit daripada Larry Page
Kalau urusan wanita, Larry Page memang lebih konservatif dibanding Sergey Brin.

3. Pendiri Google pernah frustasi.
Setelah berturut-turut ditolak AltaVista, Excite, dan (terakhir) Yahoo, LP dan SB sama-sama frustasi. Buat mereka Teknologi Page RankGoogle seperti layu sebelum berkembang. Mereka tidak pernah bermimpi Google akan bisa sebesar sekarang. Saat itu pikiran mereka cuma satu: menyelesaikan Phd mereka secepatnya dan menyempurnakan Google sambil jalan. Bahkan sangking frustasinya, pernah Google tidak dilirik selama 1 minggu.

4. LP dan SB menggojlok Eric Schmidt ketika pertama berkantor di Google.
LP dan SB bersekongkol mengerjai Eric dengan cara membagi-bagikan secara gratis kartu kredit perusahaan ke para karyawan. Tentu saja Eric pusing, dan dapat pekerjaan tambahan: menarik kembali kartu kredit tersebut dari para karyawanyang juga berusaha menyembunyikan.

Di lain hari Eric dikerjai dengan tiba-tiba ada telepon umum di dalam ruang kerjanya. Juga Kulkas dan kursi pijat. Jika Eric tidak punya selera humor, bisa-bisa ngamuk dia. Tapi dia sadar sedang dikerjai dua orang pendiri. Jadi sing waras ngalah….

5. Cerita Palsu untuk nama perusahaan
Nama asli Google dipublikasikan oleh perusahaan sebagai cerita salah tulis dari kata Googol yang artinya angka 1 diikuti 100 angka nol dibelakangnya menjadi Google.

Padahal, menurut bocoran salah seorang karyawan awal Google, sebenarnya kata Google berasal dari kata “Go Girl !”, dimana Sergey Brin suatu saat memperoleh ide tersebut ketika sedang menonton pertandingan olahraga dengan para Cherleader yang meneriakkan kata Go Girl ! Go Girl ! (gogel)

Cerita meragukan ini didukung 2 fakta: Sergey Brin suka menonton para Cherleader, dan kedua: Google mensponsori para Cherleader dengan memasang tulisan Google di kaos para Cherleader. Mengapa perlu dibuat cerita palsu yang masuk akal, karena konotasi GoGirl yang negatif tidak sesuai dengan citra perusahaan jika suatu saat ingin Go Public.

6. Larry Page ingin membuat Alat Transportasi otomatis.
Sergey Brin ingin membuat koloni di Mars. Ini di kemudian hari memang benar-benar diwujudkan. Setidaknya, berusaha diwujudkan. Ide Larry dimulai dengan project mobil listrik, ide Sergey diwujudkan dengan Project Virgle.

7. Tanda ~ yang lebih powerfull daripada tanda * yang jarang dipakai.
Dahulu di jaman DOS masih jaya, tanda * sangat berguna untuk menemukan semua file yang bernama tertentu. Sekarang di jaman DOS-nya Internet (Google) maka tanda ~ menggantikan fungsi wildcard dengan sedikir perbedaan penting: lebih cerdas.

Tanda ~ jika diketikkan didepan kata tertentu, berarti kita menginginkanGoogle untuk mencari semua data yang berkaitan dengan keyword tertentu dan sinonimnya. Misalnya ~motor, maka semua halaman yang mengandung kata motor dan sinonimnya, seperti motor show, sepeda motor, atau motor boat akan ditampilkan.


sumber: kaskus.us

Rabu, 04 April 2012

Kawal Demo BBM, Polisi Bersepatu Roda


Setelah insiden bentrokan dengan mahasiswa, Rabu kemarin, kini personel kepolisian mengamankan demo mahasiswa di depan gedung DPRD Kota Malang mengubah penampilan. Mereka melakukan pengamanan aksi unjuk rasa dengan menggunakan sepatu roda.

Hal itu terbilang sebagai strategi sistem pengawalan dan pengamanan kepolosisan Polresta Malang, untuk mengamankan demo agar terhindar dari bentrok dan aksi anarkistis, yang sudah mengakibatkan 42 mahasiswa dari PMII Malang mengalami luka-luka. Personil kepolisian yang menggunakan sepatu roda tersebut terlihat saat mengamankan aksi demo dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Malang, Kamis (29/3) siang di depan gedung DPRD Kota Malang. Aksi berjalan damai karena dilakukan oleh puluhan mahasiswa dari GMNI tersebut. Demikian diberitakan oleh Kompas.com.

Saya tergelitik sekaligus kagum membaca artikel ini, karena ini adalah langkah kreatif dan unik untuk mengamankan demo mahasiswa yang identik dengan kekerasan. Tapi perlu dicatat, dalam aksi demo ini ‘hanya’ puluhan mahasiswa yang ikut, bukan ratusan atau ribuan. Kalau demo tersebut di ikuti oleh ratusan atau ribuan mahasiswa, pasti polisi tersebut tidak mau memakai sepatu roda. Ada-ada saja memang..